Senin, 05 November 2012

Alat Bantu untuk Mempelajari Struktur Bahasa Inggris (Part: 1)

Seperti yang saya katakan pada post sebelumnya, bahasa Inggris "butuh struktur yang kokoh agar Native words yang masing-masing mempunyai makna yang labil bisa menyampaikan makna yang solid". Lebih daripada yang mungkin Anda kira sebelumnya, bahasa Inggris sangat mementingkan penyusunan kata secara tepat, terutama dalam bahasa tulisan. Adapun dalam bahasa percakapan ya tentunya penyusunannya agak lebih fleksibel.

Untuk memahami struktur bahasa Inggris, saya membuat sebuah matriks sebagai alat bantu visual. Seperti ini:

Matriks struktur kalimat bahasa Inggris.
Urutan baca: Subject-Subject's Complement-Modal Verb-Verb-Others.
Jika membentuk klausa utama, cell berwarna lebih gelap WAJIB diisi
Alat bantu ini berfungsi sebagai template untuk membentuk mindset Anda dalam memahami struktur kalimat bahasa Inggris.

Kenapa saya memilih bentuk matriks?
Sederhana saja, karena jika kalimatnya ditulis secara linear, sangat sulit untuk melihat struktur bahasa Inggris kecuali jika mata Anda sudah terlatih dan Anda punya pengetahuan yang cukup dalam dalam bidang ilmu linguistik. Nah, dengan asumsi Anda tidak punya waktu luang untuk mendalami ilmu linguistik, saya mempermudahnya bagi Anda dengan menyusun matriks ini agar struktur bahasa Inggris bisa Anda "lihat" dengan mudah tanpa perlu latihan.

Sebagai catatan, matriks ini mengikuti bentuk ideal bahasa Inggris, dan mungkin berguna bagi Anda dalam memahami atau menulis bahasa Inggris tertulis. Adapun dalam percakapan, alat bantu ini tidak perlu diikuti secara saklek. Misalnya apa yang sering kita katakan "Thank you" menurut alat bantu ini sesungguhnya adalah "I thank you", atau "nice to meet you" sesungguhnya adalah "It is nice to meet you", atau "Let's go!"sesungguhnya adalah "(You) let us go!", dsb. Untuk ekspresi seperti itu, gunakan saja apa yang umum digunakan.


PREQUISITE SEBELUM MENGGUNAKAN ALAT BANTU INI
Saya asumsikan Anda sudah mengerti beberapa istilah-istilah linguistik bahasa Inggris terutama Kategori Kata dan Kategori Frase.
Untuk kategori kata, Anda bisa melihat penjelasan sederhananya disini.

Adapun untuk Kategori Frase, saya akan menjelaskan sedikit:

  • Frase Nominal. Yaitu frase yang intinya menunjukkan pada suatu makhluk, benda, atau hal. Frase Nominal bisa terdiri dari lebih dari satu kata misalnya "The good kid" atau hanya terdiri dari satu kata Noun misalnya "Kindness".
  • Frase Preposisional. Yaitu frase yang terdiri dari sebuah Preposisi (Kata Depan) dan Frase Noun. Contohnya: "to England", "by bus", "on the table", "at that time", "in that house", dsb. Frase Preposisional bisa dikategorikan sebagai Objek.
  • Frasal Verb. Yaitu susunan yang terdiri dari Verb dan satu atau lebih kata lain, (biasanya Preposisi) tapi tetap dianggap sebagai satu kata. Contohnya: "turn off", "wake up", "get on", dsb.
  • Frase Infinitif. Yaitu frase yang terdiri dari Infinitive dan kata lainnya (misalnya Frase Nominal atau Frase Preposisional). Contohnya: "To live that way....etc." (hidup seperti itu...dst), "To stay like this...etc." (tetap seperti ini....dst)
  • Frase Gerund. Yaitu frase yang terdiri dari Gerund dan kata lainnya (misalnya Frase Nominal atau Frase Preposisional). Contohnya: "Building this...etc." (membangun ini...dst.), "Living in Jakarta...etc." (hidup di Jakarta...dst.)
Beberapa catatan penting juga, dalam struktur yang saya susun ini, saya menggeser beberapa kategorisasi kata serta aspek bahasa antara lain:

  • Participle, baik Past Participle (yang populer di Indonesia dengan nama Kata Kerja Bentuk Ketiga) maupun Present Participle (yang populer di Indonesia dengan nama Kata Kerja Bentuk -ing) saya kategorikan sebagai Kata Sifat (Adjective) bukan Kata Kerja (Verb).
  • Infinitive (yang populer di Indonesia dengan nama Kata Kerja Bentuk To) dan Gerund (sama seperti Present Participle) saya kategorikan sebagai Kata Benda (Noun) bukan Kata Kerja (Verb).
  • Tense bahasa Inggris hanya ada dua: Present dan Past. Sehingga cell Verb hanya boleh diisi dengan Verb bentuk Finite (Present atau Past).

SEKARANG BAGAIMANA MENGGUNAKAN ALAT BANTU INI?
Kita lihat lagi matriksnya:

  1. Cell Subject dapat diisi dengan Frase Nominal, Pronoun, Infinitive, atau Gerund.
  2. Cell Subject's Complement dapat diisi dengan sebuah keterangan mengenai Subject, misalnya Frase Preposisi, Aposisi, maupun Klausa Relatif.
  3. Cell Modal Verb hanya dapat diisi dengan Modal Verb.
  4. Cell Verb (finite) hanya dapat diisi dengan Present Verb atau Past Verb.
  5. Cell Others dapat diisi dengan apa saja, misalnya Frase Nominal (Objek), Pronoun (Objek), Infinitive, Gerund, Participle, Adjective, Adverb, Frase Preposisi, dan Klausa Subordinat. Namun tidak dapat diisi dengan Modal Verb, Verb (finite), dan Determiner yang bukan bagian dari Frase Nominal. Cell ini bisa diisi dengan sebanyak mungkin kata.
  6. Adverb dapat disisipkan dimana saja, tergantung jenisnya.
  7. Matriks ini dapat ditumpuk dengan matriks lain untuk menggambarkan struktur Kalimat Kompleks dan/atau Kalimat Bertumpuk.
Anda bisa menggunakan matriks ini untuk menganalisa struktur kalimat atau sebaliknya untuk menyusun struktur kalimat. Contohnya:
Anda ingin menganalisa kalimat: "She's a doctor". Maka matriksnya seperti ini:
Kalimat "That tall man is my uncle", matriksnya seperti ini:
Beberapa kalimat lainnya:
Baca: "Living in Jakarta is hard"
Baca: "To stay like this is a waste of time"
Let's try some Verbal Clause:
Baca: "My sister drives a car"
Jika Subjek adalah 3rd person tunggal, maka Present Verb ditambahkan bunyi "s"
Baca: "I drive a car"
Jika Subjek bukan 3rd person tunggal, maka Present Verb tidak ditambakan bunyi "s"
Baca: "My sister drove a car"
Apapun Subjek-nya, Past Verb mengisyaratkan suatu peristiwa yang telah terjadi di masa lampau dan tidak terkait dgn masa sekarang.


And then, let's try some Modal Verb:
Baca: "My sister can drive a car"
Baca: "My sister could drive a car"
Apapun Subjek-nya, kapanpun Tense-nya, jika Modal Verb terisi, maka cell Verb (finite) HARUS diisi dengan Present Verb (tanpa tambahan s)


Bersambung.......

5 komentar:

  1. Well, you have a nice post here :) thanks...
    but, i still have some questions here.
    first, why did you say English's tenses are just two? from what i've learned, English has 16 tense.
    second, why did you categorized the past participle form as adjectives and not verbs?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks for your comment chisisca.. :)
      Well here's the answers for your questions:

      1. It's a long story so how did I reach the conclusion that English just has two tenses. I read about the history of the language and languages related to it. What we say about the so-called "16 tenses" is actually constructions of Tenses, Aspects, and Moods. English only has two true sense of Time: the Past and the Non-past, and it reflected to the dualism of the construction of the so-called "16 tenses" if you look more closely. :)
      The 16 constructions is actually combinations of two tenses (Past and Non-past), three aspects (Perfect, Progressive, Perfect Progressive), and two kinds of moods ((False) Future and Non-Future) (2x(2^3)=16). It is from an attempt to explain English' Verb Conjugations periphrastic nature. However, it is proved too much for early learners. And also, the constructions didn't fit with my matrix above. So, that's why I don't use the so-called "16 tenses".

      2. It's much easier to categorize Participles as Verbs, however, they don't always behave like Verbs. I too was confused by this "thing". Until I realized how Participles behave exactly, perfectly, unmistakably as Adjectives! So from that day on, I always categorize Participle as Adjectives. You can prove it yourself :)

      Hapus
    2. Well, perhaps you'll understand my arguments more after reading my second post. I am working on it now :)

      Hapus
  2. Balasan
    1. I am happy that it is very helpful for you :)

      Hapus

What do you think?? Share it here :)