Selasa, 06 November 2012

Alat Bantu untuk Mempelajari Struktur Bahasa Inggris (Part: 2)

Pada post sebelumnya, Anda melihat bagaimana alat bantu berupa matriks ini:
 ...digunakan untuk Klausa Nominal, Klausa Verbal biasa, dan Klausa Verbal yang mempunyai Modal Verb.


Kali ini perhatikan Klausa Nominal berikut:
baca: "They are kind"
Baca: "My girlfriend is beautiful"
Kedua contoh di atas merupakan Klausa Nominal yang di-predikat-i oleh Adjective (Kata Sifat) seperti: "kind" (baik) dan "beautiful" (cantik).

Perhatikan lagi ini:
Baca: I have done
Baca: She's gone
Catatan: bunyi " 's" disini adalah kontraksi dari "has" bukan "is"
Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, Participle adalah Adjective, karena itu Participle tidak menempati cell Verb (finite) melainkan menempati cell Others.
Baca: William is reading a book
Baca: They've locked the door
Pada dua contoh di atas, Participle ditambahkan dengan sebuah Objek Frase Nominal
Baca: You've fought well
Pada contoh ini, Participle ditambahkan dengan sebuah Adverb "well" (baik)

Baca: "Our enemy has been defeated"

Baca: "My brothers have been working here since 2 years ago
Pada contoh ini, cell Others terisi dengan 2 Participle serta 2 Adverb

Baca: "Some lions at the zoo have escaped last night"
Pada contoh ini, ada Adverb pada cell Others

Baca: "Yesterday, I went to Bali"
Kali ini, Adverb Waktu tidak dimasukkan ke dalam cell apapun.
Posisi kata "yesterday" di atas adalah posisi untuk Adverb Waktu
Baca: "I often go to Bali"
Adverb ini juga tidak masuk ke dalam cell apapun.
Posisi kata "often" di atas adalah posisi untuk Adverb Frekuensi, & ia dibaca tepat sebelum Modal Verb atau Verb (finite)
Baca: "Mary always drives her car slowly"
Kata "always" merupakan Adverb Frekuensi sedangkan kata "slowly" merupakan Adverb Cara.
Baca: "I've never been there"
Kata "never" merupakan Adverb Frekuensi.
Adverb Frekuensi harus disebutkan setelah Verb (finite) jika Verb (finite) diisi oleh kata sejenis "have/has/had" atau Finite To Be (yaitu: "am/is/are/was/were")

Baca: "We had fun there"
Kata "there" di atas adalah Adverb Lokasi. Pada contoh di atas saya menuliskannya di luar matriks, tetapi bisa juga ditulis di dalam matriks.
Pada contoh-contoh dengan Adverb di atas, ternyata Adverb muncul di beberapa posisi, terkadang di dalam maupun di luar matriks dsb. Posisi Adverb memang cenderung lebih fleksibel daripada jenis kata yang lainnya. Namun beberapa kategori Adverb misalnya Adverb Frekuensi dan Adverb Cara, perlu perhatian lebih karena walaupun penempatan Adverb ini fleksibel, dalam beberapa kasus jika Adverb salah tempat, keseluruhan kalimat bisa menyampaikan makna yang jauh berbeda.


Bagaimana? Mudah menggunakannya kan? ;)
Setidaknya, jauh lebih mudah daripada berusaha mengenali struktur dari kalimat bahasa Inggris yang ditulis secara linear, kan? :)


Bersambung....
Selengkapnya...

Senin, 05 November 2012

Alat Bantu untuk Mempelajari Struktur Bahasa Inggris (Part: 1)

Seperti yang saya katakan pada post sebelumnya, bahasa Inggris "butuh struktur yang kokoh agar Native words yang masing-masing mempunyai makna yang labil bisa menyampaikan makna yang solid". Lebih daripada yang mungkin Anda kira sebelumnya, bahasa Inggris sangat mementingkan penyusunan kata secara tepat, terutama dalam bahasa tulisan. Adapun dalam bahasa percakapan ya tentunya penyusunannya agak lebih fleksibel.

Untuk memahami struktur bahasa Inggris, saya membuat sebuah matriks sebagai alat bantu visual. Seperti ini:

Matriks struktur kalimat bahasa Inggris.
Urutan baca: Subject-Subject's Complement-Modal Verb-Verb-Others.
Jika membentuk klausa utama, cell berwarna lebih gelap WAJIB diisi
Alat bantu ini berfungsi sebagai template untuk membentuk mindset Anda dalam memahami struktur kalimat bahasa Inggris.

Kenapa saya memilih bentuk matriks?
Sederhana saja, karena jika kalimatnya ditulis secara linear, sangat sulit untuk melihat struktur bahasa Inggris kecuali jika mata Anda sudah terlatih dan Anda punya pengetahuan yang cukup dalam dalam bidang ilmu linguistik. Nah, dengan asumsi Anda tidak punya waktu luang untuk mendalami ilmu linguistik, saya mempermudahnya bagi Anda dengan menyusun matriks ini agar struktur bahasa Inggris bisa Anda "lihat" dengan mudah tanpa perlu latihan.

Sebagai catatan, matriks ini mengikuti bentuk ideal bahasa Inggris, dan mungkin berguna bagi Anda dalam memahami atau menulis bahasa Inggris tertulis. Adapun dalam percakapan, alat bantu ini tidak perlu diikuti secara saklek. Misalnya apa yang sering kita katakan "Thank you" menurut alat bantu ini sesungguhnya adalah "I thank you", atau "nice to meet you" sesungguhnya adalah "It is nice to meet you", atau "Let's go!"sesungguhnya adalah "(You) let us go!", dsb. Untuk ekspresi seperti itu, gunakan saja apa yang umum digunakan.


PREQUISITE SEBELUM MENGGUNAKAN ALAT BANTU INI
Saya asumsikan Anda sudah mengerti beberapa istilah-istilah linguistik bahasa Inggris terutama Kategori Kata dan Kategori Frase.
Untuk kategori kata, Anda bisa melihat penjelasan sederhananya disini.

Adapun untuk Kategori Frase, saya akan menjelaskan sedikit:

  • Frase Nominal. Yaitu frase yang intinya menunjukkan pada suatu makhluk, benda, atau hal. Frase Nominal bisa terdiri dari lebih dari satu kata misalnya "The good kid" atau hanya terdiri dari satu kata Noun misalnya "Kindness".
  • Frase Preposisional. Yaitu frase yang terdiri dari sebuah Preposisi (Kata Depan) dan Frase Noun. Contohnya: "to England", "by bus", "on the table", "at that time", "in that house", dsb. Frase Preposisional bisa dikategorikan sebagai Objek.
  • Frasal Verb. Yaitu susunan yang terdiri dari Verb dan satu atau lebih kata lain, (biasanya Preposisi) tapi tetap dianggap sebagai satu kata. Contohnya: "turn off", "wake up", "get on", dsb.
  • Frase Infinitif. Yaitu frase yang terdiri dari Infinitive dan kata lainnya (misalnya Frase Nominal atau Frase Preposisional). Contohnya: "To live that way....etc." (hidup seperti itu...dst), "To stay like this...etc." (tetap seperti ini....dst)
  • Frase Gerund. Yaitu frase yang terdiri dari Gerund dan kata lainnya (misalnya Frase Nominal atau Frase Preposisional). Contohnya: "Building this...etc." (membangun ini...dst.), "Living in Jakarta...etc." (hidup di Jakarta...dst.)
Beberapa catatan penting juga, dalam struktur yang saya susun ini, saya menggeser beberapa kategorisasi kata serta aspek bahasa antara lain:

  • Participle, baik Past Participle (yang populer di Indonesia dengan nama Kata Kerja Bentuk Ketiga) maupun Present Participle (yang populer di Indonesia dengan nama Kata Kerja Bentuk -ing) saya kategorikan sebagai Kata Sifat (Adjective) bukan Kata Kerja (Verb).
  • Infinitive (yang populer di Indonesia dengan nama Kata Kerja Bentuk To) dan Gerund (sama seperti Present Participle) saya kategorikan sebagai Kata Benda (Noun) bukan Kata Kerja (Verb).
  • Tense bahasa Inggris hanya ada dua: Present dan Past. Sehingga cell Verb hanya boleh diisi dengan Verb bentuk Finite (Present atau Past).

SEKARANG BAGAIMANA MENGGUNAKAN ALAT BANTU INI?
Kita lihat lagi matriksnya:

  1. Cell Subject dapat diisi dengan Frase Nominal, Pronoun, Infinitive, atau Gerund.
  2. Cell Subject's Complement dapat diisi dengan sebuah keterangan mengenai Subject, misalnya Frase Preposisi, Aposisi, maupun Klausa Relatif.
  3. Cell Modal Verb hanya dapat diisi dengan Modal Verb.
  4. Cell Verb (finite) hanya dapat diisi dengan Present Verb atau Past Verb.
  5. Cell Others dapat diisi dengan apa saja, misalnya Frase Nominal (Objek), Pronoun (Objek), Infinitive, Gerund, Participle, Adjective, Adverb, Frase Preposisi, dan Klausa Subordinat. Namun tidak dapat diisi dengan Modal Verb, Verb (finite), dan Determiner yang bukan bagian dari Frase Nominal. Cell ini bisa diisi dengan sebanyak mungkin kata.
  6. Adverb dapat disisipkan dimana saja, tergantung jenisnya.
  7. Matriks ini dapat ditumpuk dengan matriks lain untuk menggambarkan struktur Kalimat Kompleks dan/atau Kalimat Bertumpuk.
Anda bisa menggunakan matriks ini untuk menganalisa struktur kalimat atau sebaliknya untuk menyusun struktur kalimat. Contohnya:
Anda ingin menganalisa kalimat: "She's a doctor". Maka matriksnya seperti ini:
Kalimat "That tall man is my uncle", matriksnya seperti ini:
Beberapa kalimat lainnya:
Baca: "Living in Jakarta is hard"
Baca: "To stay like this is a waste of time"
Let's try some Verbal Clause:
Baca: "My sister drives a car"
Jika Subjek adalah 3rd person tunggal, maka Present Verb ditambahkan bunyi "s"
Baca: "I drive a car"
Jika Subjek bukan 3rd person tunggal, maka Present Verb tidak ditambakan bunyi "s"
Baca: "My sister drove a car"
Apapun Subjek-nya, Past Verb mengisyaratkan suatu peristiwa yang telah terjadi di masa lampau dan tidak terkait dgn masa sekarang.


And then, let's try some Modal Verb:
Baca: "My sister can drive a car"
Baca: "My sister could drive a car"
Apapun Subjek-nya, kapanpun Tense-nya, jika Modal Verb terisi, maka cell Verb (finite) HARUS diisi dengan Present Verb (tanpa tambahan s)


Bersambung.......
Selengkapnya...

Jumat, 02 November 2012

Seni Penyampaian Pesan yang Berkesan

Setiap orang pasti ingin kata-katanya didengar atau diperhatikan. Setiap orang juga berharap pesan yang tersampaikan akan berkesan pada orang yang disampaikan, dan membawa perubahan yang diinginkan. Termasuk Anda, bukan? :)

Tapi tidak semua orang mampu melakukannya dengan efektif, hanya beberapa orang saja yang saya tahu, entah karena bakat atau keistimewaan atau latihan sehingga menjadi penyampai pesan yang hebat. Sebut saja Nabi Muhammad. Ribuan kata-kata beliau dicatat dan membekas sampai sekarang. Jarang ada orang yang kata-katanya dicatat dan membekas mencapai jumlah ratusan. Bahkan coba Anda hitung berapa kata-kata tokoh-tokoh lain yang sering beredar. Apakah jumlah kata-kata mereka yang membekas mencapai ratusan? Jarang sekali. Namun kata-kata Nabi Muhammad melewati jumlah ratusan bahkan mencapai ribuan. Itu namanya pesan yang berkesan.


PENYAMPAIAN PESAN YANG BERKESAN
Penyampaian pesan yang berkesan setidaknya mempunyai tiga ciri:

  •  Pesan yang disampaikan dibuka secara baik

Bagi seseorang untuk menerima pesan secara baik, otaknya harus terbuka terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Anda harus memicu otak triune-nya untuk mencari informasi yang hendak Anda berikan. Yah bayangkanlah menawarkan ikan goreng untuk seekor kucing lucu yang Anda temui dijalan :) Ingat, karena Anda hendak "menawarkan ikan goreng" untuk otak triune-nya, Anda harus mengetahui apa saja yang membuat ketiga bagian otak triune "lapar": Reptillian Complex mencari sesuatu yang bisa membantunya untuk bertahan hidup, Limbic System mencari sesuatu yang bisa membantunya meraih emosi positif (sebut saja kebahagiaan), Neocortex System mencari sesuatu yang terkait dengan idealisme (cita-cita). Jika dirangkum, bisa dikatakan otak triune "lapar" terhadap hal-hal yang dianggapnya bermanfaat (bagi dirinya). Anda harus menawarkan itu.

  • Konten pesan mudah dicerna dan disampaikan dengan cara yang berkesan

Di antaranya karena pemilihan kata-kata yang sederhana. Kata-kata rumit atau asing bagi pendengar atau pembaca kadang-kadang boleh juga digunakan namun harus terlebih dahulu dijelaskan dengan baik dan akurat. Selain itu, intonasi yang mengalun naik-turun, pengambilan jeda yang cukup, serta kata-kata yang diucapkan agak lambat juga merupakan cara penyampaian pesan yang berkesan.

  • Pesan yang disampaikan meyakinkan

Orang harus yakin bahwa penyampai pesan adalah orang yang kredibel (terpercaya), begitu juga dengan konten pesan sendiri harus dari sumber yang kredibel (terpercaya). Yah siapa pun tidak akan nyaman jika pesan yang disampaikan tidak dapat dipertanggungjawabkan, atau orang yang menyampaikannya terlihat tidak bisa dipercaya, kan? Disini ada dua elemen penting yang harus kredibel: penyampai pesan dan sumber pesan itu sendiri.


Nah, setelah Anda mengetahui hal-hal tersebut, apa yang bisa Anda lakukan?
Anda yang paling tahu cara yang paling ber-seni bagi Anda :)
Selengkapnya...

Aturan Kunci Bahasa Inggris

Hello reader :)
Karena banyaknya request agar saya mengangkat tulisan yang bertema tentang bahasa Inggris, saya menulis post ini.

Seperti biasa dalam memulai pembahasan mengenai suatu bahasa, saya memulainya dengan membahas Aturan Kunci. Apa yang saya tulis disini merupakan kristalisasi dari pembelajaran bahasa Inggris saya sejak saya masih Sekolah Dasar sekitar 11 tahun lalu sampai sekarang. 

Aturan Kunci Bahasa Inggris yang saya temukan ini, hanya lah sebagai tambahan pengetahuan untuk Anda dan hanya berfungsi untuk mengubah pola pikir Anda dalam mempelajari bahasa Inggris. Adapun metode belajar yang paling cocok untuk Anda ya Anda yang paling tahu. Namun saya tetap berharap apa yang saya tuliskan disini dapat Anda integrasi-kan dalam metode belajar Anda, sehingga metode Anda menjadi lebih baik.


PATUT DIKETAHUI
Bahasa Inggris berasal dari bahasa Proto-Jerman, dan telah menyerap sangat banyak kosa kata dari bahasa Latin, Perancis, Yunani, dll.

(Coba bandingkan dengan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu Riau, dan menyerap sangat banyak kosa kata bahasa Sansekerta (India), bahasa Arab, dan bahasa-bahasa Austronesia lainnya: misalnya bahasa Jawa, Sunda, dll.)* O.O.T. nih.. :P

Back to topic...
Bahasa Inggris pernah menjadi bahasa eksklusif orang-orang kelas bawah. Sehingga tata bahasanya cenderung jauh lebih simpel daripada bahasa-bahasa Eropa lainnya. Kosa kata serapan dari bahasa Latin, Perancis, dan Yunani (Foreign words) dianggap kosa kata formal/elit. Sedangkan kosa kata asli dari bahasa Proto-Jerman (Native words) merupakan kosa kata Informal. Semakin banyak menggunakan Foreign words maka bahasa Inggris terdengar semakin formal, dan sebaliknya semakin sedikit menggunakan Foreign words terdengar semakin tidak formal.

Bahasa Inggris juga termasuk bahasa Analytic. Bahasa Analytic merupakan bahasa yang hampir tidak mengenal Imbuhan kata. Contoh lain misalnya: bahasa Mandarin. Beda lah sama bahasa Indonesia yang cenderung punya lumayan banyak Imbuhan kata.


ATURAN KUNCI BAHASA INGGRIS
Ada 3 aturan kunci bahasa Inggris:

KUNCI 1:
Kosa kata bahasa Inggris bisa dibagi menjadi dua macam: Native words dan Foreign words. Bedanya:
  • Satu kata Native words tidak memiliki makna yang stabil, karena itu untuk menentukan makna sebuah Native word Anda perlu memperhatikan kata-kata dalam keseluruhan kalimat dan bagaimana kata-kata itu tersusun. Setiap Native words pasti memiliki minimal dua makna atau lebih. Maknanya tergantung dimana posisinya dan apa saja kata-kata lain di dalam kalimat. Misalnya kata "shoot" bisa bermakna: tembak, tendang, film, jatuh, mengambil gambar, dsb. Misalnya juga kata "fire" bisa bermakna: api, menembak, memecat, semangat, kebakaran, dsb.
  • Satu kata Foreign words memiliki makna yang stabil dan penggunaannya cenderung terbatas. Satu kata Foreign words biasanya hanya memiliki satu makna, namun ada juga yang memiliki beberapa makna. Umumnya, Foreign word bisa digantikan oleh Native word, namun Foreign word tidak selalu bisa menggantikan Native word. Misalnya kata "donate" (berasal dari bahasa Latin): bermakna mendonasikan(...sesuatu). Kata ini bisa digantikan oleh Native word "give". Namun kata ini tidak selalu bisa menggantikan kata "give".
Dalam komunikasi beneran, 85% kata merupakan Native words yang diulang-ulang secara sering sedangkan sisa 15% kata merupakan Foreign words.
Bagaimana membedakan Foreign word dan Native word? Anda bisa Googling atau mencari sumber-sumber lain. :)

KUNCI 2:
Bahasa Inggris merupakan bahasa yang cukup ketat mengenai urutan kata. Kata disusun dengan urutan S+V+C (subjek-verb-pelengkap). Salah pengurutan kata = salah pengertian. Hanya Kata Keterangan yang tampaknya lebih fleksibel soal posisi, itupun dengan beberapa pertimbangan ketat.

KUNCI 3:
Bahasa Inggris merupakan bahasa Subject-prominent. Subjek wajib ada bersama dengan Verb-nya. Artinya, dalam struktur kata, susunan SV pada klausa utama adalah mutlak, walaupun Anda tidak membutuhkan Subjek-nya atau Anda tidak membutuhkan Verb-nya. Jika Anda tidak membutuhkan Subjek, Anda tetap wajib menyertakan Dummy Subject (yaitu: "it"). Jika Anda tidak membutuhkan Verb, Anda tetap wajib menyertakan Dummy Verb (yaitu: "be" dan turunan-turunannya yaitu "is", "was", "are", "were", dan "am"). Contoh mudahnya: bisa dilihat pada kalimat: "it is raining".


Kesimpulan: bahasa Inggris cukup ketat dalam pengurutan kata, juga kewajiban menyusun kalimat sempurna harus didasarkan pada kewajiban susunan SV. Hal ini dikarenakan komunikasi bahasa Inggris 85% terdiri dari Native words yang bermakna labil dan hanya 15% terdiri dari Foreign words yang bermakna stabil, sehingga bahasa Inggris membutuhkan struktur kalimat yang kuat agar Native words yang labil bisa memberikan makna yang dimaksudkan.



Selengkapnya...