Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 November 2012

Penyakit Reproduktif yang Sering Menjangkiti Kaum Wanita Masa Kini


Di jaman modern ini banyak penyakit yang begitu lazim menjangkiti kaum wanita. Penyakit-penyakit ini banyak yang muncul akibat konsumsi bahan makanan yang berbahaya (terutama bahan makanan sintetik yang sudah tidak asli lagi dari alam), dari pola hidup yang keliru, atau cara pergaulan.
Untuk berhati-hati ada baiknya Anda mengetahui ciri-ciri dan gejala-gejala penyakit-penyakit tersebut. Kemudian melakukan langkah antisipasi yang tepat. Oleh karena itu disini saya akan memberi sedikit informasi apa saja penyakit yang sering menjangkiti kaum wanita:
  • Kanker Serviks

§  Penyebabnya: Infeksi Virus HPV tipe 16 dan 18
§  Infeksi virus ini dapat terjadi karena: sering melakukan aktivitas seksual saat usia terlalu muda (di bawah 20 tahun), memiliki banyak pasangan seksual (gonta-ganti pasangan), terlalu banyak melahirkan, atau sering merokok (merokok dapat menyebabkan sel-sel berkembang terus secara abnormal)
§  Tanda-tandanya: produksi cairan vagina banyak dan berbau menyengat, perdarahan pervaginam banyak dan lama, keluar darah ketika berhubungan seks ( contact bleeding), nyeri ketika berkemih, dan/atau kencing darah
§  Penanganan: Sebaiknya anda mendatangi dokter kandungan untuk dilakukan PAPSMEAR (jika masih ragu-ragu apakah itu Kanker Serviks atau bukan) dan Histopatologi jaringan biopsi (jika sudah yakin itu adalah Kanker Serviks).
  • Fibroadenoma (Tumor Payudara)

·         Adalah: tumor jinak yang sering terjadi pada wanita usia 20-30 tahun. Muncul akibat dari pertumbuhan sel secara berlebihan dari lobulus yang diliputi jaringan ikat fibrous pada payudara.
·         Ciri-cirinya: tumornya biasanya berbentuk bulat, sering kali ditemukan di kuadran kanan atas payudara, mudah digerakkan, diameter umumnya kurang dari 3 cm namun adakalanya bisa mencapai seukuran jeruk lemon (10-15 cm). Kadang dijumpai benjolan selama siklus menstruasi, namun tidak berubah ukuran selama siklus haid.,
·         Untuk diagnosa: selain palpasi sendiri diperlukan  tindakan : Mammografi/ USG / MRI.
  • Mioma Uteri

·         Adalah: tumor jinak yang lambat pertumbuhannya dan berasal dari jaringan myometrium (di dalam uterus/rahim).
·         Tandanya-tandanya: perdarahan abnormal, nyeri pada saat haid (disminorhea), dan nyeri pada punggung. Jika tumor membesar bengkak pada ektremitas bawah, maka akan ada rasa penuh dalam pelviks/panggul, sering kencing, mual dan muntah.
·         Untuk diagnosa: USG
·         Penanganan: bila mioma terus membesar segera lakukan operasi (miomektomi), jika telah penyakit parah dengan perdarahan hebat dan mengobstruksi fungsi normal organ lain harus dilakukan histerektomi (pengangkatan rahim).

Tips bagi kaum wanita:

 Mari jaga diri kita dengan sebaik mungkin. Hati-hati dengan berbagai makanan, jika ada kesempatan, luangkan waktu untuk memeriksakan diri ke dokter (terutama dokter kandungan) sebagai pencegahan. Tambahan untuk point B: setiap Anda selesai menstruasi periksalah payudara Anda sendiri dengan cara menghadap cermin, pandang apakah antara payudara yang satu dengan yang satunya seimbang bentuknya, kemudian palpasi apakah ada pembesaran atau tidak. Mudah bukan???


Selengkapnya...

Sabtu, 27 Oktober 2012

Cara Menghitung Masa Subur


Mengetahui masa subur sangat penting bagi wanita yang tengah merencanakan kehamilan. Namun, banyak wanita bingung mencari tahu masa suburnya. Apalagi bagi wanita yang memiliki periode menstruasi yang tidak teratur. Penentuan masa subur dilakukan berdasarkan siklus menstruasi setiap bulan.

Mayoritas wanita memiliki siklus menstruasi 28 hari. Namun, faktor lingkungan seringkali membuat siklus menstruasi bisa berubah dengan kisaran 22 sampai 36 hari. Siklus dihitung dari hari pertama menstruasi sampai hari terakhir sebelum menstruasi di bulan berikutnya.

Siklus mentruasi mempengaruhi masa subur. Semakin cepat siklus menstruasinya, semakin cepat pula ia mengalami ovulasi, yang mempengaruhi masa subur.

Simak tabel berikut:
Siklus menstruasi
Ovulasi
Masa subur
22
Hari ke-8
Hari ke-7 sampai 9
23
Hari ke-9
Hari ke-8 sampai 10
24
Hari ke-10
Hari ke-9 sampai 11
25
Hari ke-11
Hari ke-10 sampai 12
26
Hari ke-12
Hari ke-11 sampai 13
27
Hari ke-13
Hari ke-12 sampai 14
28
Hari ke-14
Hari ke-13 sampai 15
29
Hari ke-15
Hari ke-14 sampai 16
30
Hari ke-16
Hari ke-15 sampai 17
31
Hari ke-17
Hari ke-16 sampai 18
32
Hari ke-18
Hari ke-17 sampai 19
33
Hari ke-19
Hari ke-18 sampai 20
34
Hari ke-20
Hari ke-19 sampai 21
35
Hari ke-21
Hari ke-20 sampai 22
36
Hari ke-22
Hari ke-21 sampai 23

Sebagai gambaran, mari kita simulasikan penghitungan masa subur:
Awal menstruasi bulan lalu: 1 Januari
Awal menstruasi bulan ini: 3 Februari
Siklus menstruasi: 33 hari
Ovulasi: 22 Februari (19 hari sejak awal menstruasi bulan ini)
Masa subur: 21-23 Februari (sehari sebelum hingga sehari setelah ovulasi)

Masa subur berlangsung sekitar tiga hari. Tapi, bukan berarti di luar masa itu, wanita tidak mungkin hamil. Masa subur adalah waktu terbaik untuk terjadinya pembuahan. Jadi, di luar masa subur tidak menutup kemungkinan wanita hamil. Apalagi dalam kondisi prima, sperma pria sanggup bertahan selama tujuh hari di rahim wanita.  
Cara seperti di atas bisa diterapkan jika siklus menstruasi teratur tiap bulan 33 hari.  

Adapun jika siklus masa subur wanita tiap bulan berubah-ubah, kita dapat menggunakan cara menghitung 8 bulan siklus terakhir, jadi dapat diketahui siklus terpendek dan terpanjang.

 
Misal bulan lalu siklus terpanjang saya : 33 hari ( 33-11 = 22)
Siklus terpendek: 28 hari (28-18 =10)
 Jadi mulai masa subur saya adalah siklus ke 10 sampai siklus ke 22 setelah menstruasi.
Selengkapnya...

Manfaat ASI Eksklusif



Apa itu ASI Eksklusif? Anda pernah mendengar istilah ASI Eksklusif?
Mengapa Pemerintah menganjurkan Ibu-ibu yang baru melahirkan sebisa mungkin mempraktekkan ASI Eksklusif?

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI pada bayi tanpa tambahan cairan/makanan sampai bayi berusia sekitar 4-6 bulan.

Manfaat ASI Ekklusif banyak sekali, antara lain: sebagai nutrisi, daya tahan tubuh, meningkatkan kecerdasan, meningkatkan jalinan kasih sayang, dan juga terpenting menghemat biaya. ASI Eksklusif gratisss tiss dari ibunya :)

Ini harus tau!!! Zat-zat Kekebalan yang terkandung di dalam ASI :

  • Faktor bifidus : untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang merugikan 
  • Laktoferi :  Mengikat zat bezi dalam ASI sehingga zat besi tidak digunakan oleh bakteri pathogen untuk pertumbuhannya 
  •  Anti Alergi
  • Interferon :  menghambat pertumbuhan virus 
  • Lisozim : membantu pencegahan terhadap penyakit 
  • Mengandung zat anti virus polio
  • Membantu pertumbuhan selaput usus bayi


Oya ASI itu ada beberapa macam dengan komposisi tersendiri loohhhh,,mau tau lagiiii??? Sipppp
Komposisinya ya...
ASI Kolostrum.
Apa itu kolostrum??Cairan yang pertama kali cairan kental dengan warna kekuning-kuningan dikeluarkan hari 1-3 setelah melahirkan.
“Biasanya ada adat yang menyebutkan jika air susu berwarna seperti itu harus dibuang sampai warnanya putih!!!”
Ini SALAH,, justru ASI yang seperti ini yang paling banyak manfaatnya dibanding dengan yang berwarna putih (ASI Matur). ASI yang berwarna kekuning-kuningan ini juga lebih banyak mengandung karbohidrat, protein, mineral, antibodi bagi bayi sampai umur 6 bulan dibanding ASI Matur.
Air Susu Masa Peralihan
Ini adalah peralihan dari ASI Kolostrum menjadi ASI Matur. ASI ini disekresi pada hari ke-4 sampai hari ke-10 pasca persalinan.
ASI ini mengandung kadar protein yang lebih rendah, namun kandungan karbohidrat dan lemak-nya lebih tinggi.
Air Susu Matur
ASI ini disekresi pada hari ke 10 dan seterusnya berwarna putih kekuningan yang diakibatkan warna dari Ca-casein, riboflafin, dan karoten.

Terakhir niii yaaa,, ada sedikit Tips dari saya:

  • Bayi mempunyai cadangan makanan sampai 3 hari,,jika ASI pada hari pertama lahir ternyata ASI ibu belum keluar, jangan takut, tetap diusahakan untuk merangsang ASI keluar.
  • Bayi menyusu setiap 2 jam selama 10-15 menit di setiap payudara (harus gantian payudara)
  • Pastikan bayi menyusu dengan posisi yang baik.
  • Ibu sebaiknya meningkatkan istirahat dan minum ( banyak mengkonsumsi daun katu)
  • Penyimpanan ASI bisa : di udara terbuka/bebas (6-8jam), di lemari es 4oC (24jam), di freezer -18oC (6bulan).

Selengkapnya...